All About You – Prolog

 

wpid-photogrid_1436065526646.jpg

 

All About You – Prolog

.

.

Chiling Romance. Aku sudah menonton film itu sebelas kali. Tidak ada kata bosan, yang tinggal hanya perasaan campur setelah menonton film itu. Intinya menceritakan tentang kisah percintaan yang selalu diganggu oleh hantu. Mengusik kehidupan si wanita sampai keluarga dan teman-teman menjauhinya. Dimana ada dia, disitu ada hantunya. Aku berfikir bagaimana jika aku yang seperti itu. Oh unbelievable!

Tapi namanya jodoh tidak akan kemana, ada pria yang mau mendekati dia sampai mereka pacaran. Berjuang mengungkap mengapa hantu-hantu sialan lucu –menurutku- tapi dilihat menyeramkan, masih terus mengganggu si wanita itu. Such a nice film. Aku mengambil satu kutipan kalimat. Tidak peduli apa yang aku lakukan, aku merasa bahagia.

Film itu sungguh berbeda dengan apa yang aku rasakan sekarang. Bahkan membaca kutipan yang aku ambil, itu seperti sedang mengolok-olok diriku. Pernahkah kalian terobsesi terhadap sesuatu? Ah tidak, terhadap seseorang? Aku berusaha jujur.

Keyakinan kuat yang aku miliki karena bertemu seorang namja di café ku biasa. Dia terlalu menarik bagiku. Setiap perjumpaan berikutnya terjadi di hari Sabtu yang sama, jam, dan keadaan yang sama pula. Aku menyebutnya obsesi kiat –semu-. Kenapa aku bilang begitu?

Aku lebih suka melihatnya dari jauh, memperhatikan tubuh tegaknya yang –sangat- perfect, memesan minuman Americano favoritnya, duduk di meja disamping jendela dan kursinya menempel dekat tembok. Sama sekali tidak ada niatan untuk berkenalan dengannya. Walaupun begitu entah mengapa aku sangat senang. Orang berpikir seperti ini membuang tenaga dan waktu, tapi bagiku ini menguji adrenalin selama dua bulan memperhatikan namja itu.

=All About You=

Today is Saturday! Jiwa excited-ku mendadak keluar jika berhubungan dengan hari ‘sabtu’. Menunggu perjumpaan singkat di sore hari. Bukan untuk bertemu na nam-jin (pacar), Kim Himchan, yang meluangkan waktu setiap minggu malam, tetapi aku menunggu namja-perfect yang sampai hari ini tidak kukenal.

Aku menggelengkan kepala, seorang dokter, Jung Hyorim ternyata sudah gila. Tergila-gila dengan ‘the male unknown’. Aku tidak peduli dia masih single, sudah menikah, atau vampir sekalipun..

Sekarang jam 14.55. lima menit lagi shift kerjaku akan berakhir dan digantikan dokter lainnya. Aku bisa segera pulang, dan mampir ke café Monster, lalu berjumpa dengan pangeranku. Dari pengintaian selama dua bulan, dia datang sekitar satu jam lagi.

=All About You=

Akibat di jalan Kyungheede ada pawai perayaan apa itu aku tidak memperhatikannya, aku terancam tidak bisa bertemu namja itu. Eottokhae? Duduk di mobil yang tidak bergerak selama satu jam. Berapa sisa lagi waktu untuk pangeranku?!

Aku mempercepat SUV yang kukendarai, berkali-kali mencubit pipi ku sendiri dengan gemas. Hanya ada satu hari sabtu dalam seminggu, aku tidak ingin menunggu seminggu lagi. Dan aku pikir, seminggu waktu yang lama.

Setelah sampai, parkir tempat cafe Monster tampak penuh. Mataku mencari-cari audi A8 putih. And see! Mobil itu terparkir tidak jauh dari pintu keluar. Aku berharap dia masih didalam, menikmati Americano seperti biasa. Namun kelegaanku hanya sekejap, saat sosok yang ingin ku lihat tampak membuka pintu café dan berjalan mendekati mobilnya.

Don’t go! Aish dia tidak mendengar jika aku berteriak dalam hati. Tubuhku lemas. Audi putih itu berlalu mundur di hadapanku. Seharusnya aku kembali ke mobil dan langsung pulang. Mendadak aku merasa haus. Membeli segelas minuman dingin tidak buruk pikirku. Sudah berumur seperempat abad, kelakuanku masih saja seperti anak muda labil.

=All About You=

Menghabiskan dengan cepat minuman dingin yang ku beli, kuputuskan untuk segera pulang. Aku masih bingung, sampai lupa dimana aku memarkir mobil tadi. Yak Jung Hyorim, bukannya kau parkir diluar café karena lahan parkir café Monster penuh? Pikirku kesal pada diri sendiri. Ya, aku tadi parkir di pinggir jalan. Kemudian aku berjalan mendekati mobilku, di antara lalu-lalang mobil yang melaju kencang di jalan Heoguiro.

Nguengggggg

Terderngar suara kencang motor melaju dengan kecepatan penuh dari arah barat yang hampir menyerempet lengan kiriku. Mulutku hanya bisa menganga, sebelum lengan kananku ditarik paksa oleh seseorang.

Srett

Aku merasakan sekelebat bayangan seperti angin kencang. Motor tadi tidak jadi menabrakku. Aku masih terkejut seperkian detik, menoleh kea rah dewa atau dewi yang menolongku. Dia dewa! Tubuhku lebih lemas lagi melihat wajahnya, lalu menatap matanya.

“Agashi, gwanchanhayo?” sebuah sapaan lembut yang membuatku tidak bisa berkedip.

Tercenung, diam, kemudian sadar. Aku menggeleng. Tidak mampu berkata-kata.

“Agashi, jaga dirimu baik-baik.” lagi-lagi suara yang mampu menyihirku untuk tidak mengalihkan pandangan sedetikpun.

Langkah yang dia punya begitu tegap ketika meninggalkanku dengan sedikit senyuman manis –maut- yang tersungging di bibir. Sebentar saja dia sudah hilang ditelan manusia yang kesana-kemari melewati jalan atau keluar-masuk café Monster.

Dia.. ternyata dia dewa penolong yang menarikku! Aku berjalan ke tengah jalan, dan namja itu sepertinya kembali ke café tanpa aku tahu, melihat yeoja yang melamun sekejap langsung menyelamatkanku. Bolehkah aku percaya diri? Itu yang aku pikirkan. melihat mobil ku, ternyata mobil audi miliknya parkir tepat dibelakang mobilku.

Jung Hyorim, sepertinya semalam kau bermimpi indah eoh? Rasanya senang bisa bercakap-cakap dengannya. Tapi, sungguh tidak elit. Bertemu dan bicara dengannya karna sebuah kecelakaan. Apa aku harus tertabrak lagi agar dia datang menyelamatkanku?

Iklan

7 pemikiran pada “All About You – Prolog

  1. Wah,yang ini keduluan Hyoreen. Emmm… aku suka banget yang ini… baaaangeeett…. bahasamu indah. Aku terbawa ke dalam sosok Hyorim. Siwon kan itu? Tertabrak lagi gak masalah Hyo… Yuhhuuuu… aku suka prolog ini baby. Muach…

    Suka

  2. mungkin disini cowok yg ga dikenal itu yg di ibaratkan hantu ya hyo? dan hyorim bengong itu karena terpesona liat cowok tak dikenal dari pada bengong karena hampir di tabrak…

    Suka

  3. Ping balik: All About You – Part 1 | JHR Present!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s